Siap Ukir Sejarah Digital, Kutai Timur Menuju Kabupaten dengan Sekolah Rujukan Google Terbanyak

Jumat, 14 November 2025 02:32 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Kutai Timur bersiap mencatatkan langkah besar dalam transformasi pendidikan berbasis digital. Pemerintah daerah menargetkan daerah ini menjadi kabupaten dengan jumlah Sekolah Rujukan Google (SRG) terbanyak, setelah puluhan sekolah dinyatakan siap dan telah melalui tahapan verifikasi.

Sebanyak 35 sekolah di berbagai jenjang pendidikan telah dipersiapkan secara khusus untuk memenuhi standar sebagai Sekolah Rujukan Google. Upaya ini menjadi bagian dari strategi mendorong digitalisasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menyebut kesiapan tersebut sebagai hasil kerja panjang dan terencana. “Kami tidak hanya menyiapkan sekolah secara administratif, tetapi juga memastikan kesiapan guru, sistem pembelajaran, dan ekosistem digitalnya,” ujar Mulyono.

Baca juga  Desa Persiapan di Kaliorang Bangun SD Baru, Akses Pendidikan Dasar Kian Dekat

Ia menjelaskan, sekolah-sekolah yang diajukan telah melewati proses pendampingan intensif, mulai dari penggunaan perangkat digital, penerapan akun pembelajaran, hingga integrasi platform Google dalam kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, program Sekolah Rujukan Google bukan sekadar label, melainkan perubahan budaya belajar yang menuntut inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi secara optimal.

Jika seluruh sekolah yang diajukan nantinya resmi ditetapkan sebagai SRG, Kutai Timur diproyeksikan menjadi kabupaten dengan jumlah SRG terbesar di Kalimantan Timur.

Baca juga  Pengakuan Tanah Wilayat Dayak Wahau Berproses, Pemkab Kutim Siapkan Usulan Pelepasan Kawasan ke Pusat

Bahkan, capaian tersebut akan menempatkan Kutai Timur dalam jajaran daerah dengan Sekolah Rujukan Google terbanyak di tingkat nasional.

Mulyono menilai, pencapaian ini akan menjadi pemantik semangat bagi sekolah lain untuk mengikuti jejak serupa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital.

Selain berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, status SRG juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk komunitas pendidikan dan sektor teknologi.

Baca juga  Luas Wilayah, Minim Dukungan, Damkar Kutim Berjuang Perluas Pelayanan

“Ini adalah bagian dari visi besar kami untuk menyiapkan generasi Kutai Timur yang melek digital, kreatif, dan mampu bersaing di masa depan,” kata Mulyono.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan berkelanjutan, baik dalam bentuk pelatihan guru maupun penguatan infrastruktur teknologi di sekolah.

Dengan kesiapan puluhan sekolah tersebut, Kutai Timur optimistis mampu menjadi role model pengembangan pendidikan digital, tidak hanya di Kalimantan Timur, tetapi juga di tingkat nasional.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait