Etamexpose.Id, Kutai Timur — Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan mulai merancang pembangunan kawasan pelayanan terpadu sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Kawasan ini direncanakan berada di jalur Poros Sangatta–Bontang yang memiliki mobilitas tinggi dan nilai strategis bagi pengembangan usaha masyarakat.
Perencanaan kawasan pelayanan terpadu ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas layanan publik, tetapi juga diarahkan sebagai ruang tumbuh ekonomi rakyat.
Pemerintah kecamatan menilai integrasi layanan dan aktivitas ekonomi akan mempercepat perputaran ekonomi lokal.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, mengatakan kawasan ini dirancang sebagai pusat aktivitas warga.
“Kawasan terpadu ini kami rancang untuk melahirkan sentra ekonomi baru yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Kawasan tersebut direncanakan menampung berbagai fasilitas, mulai dari gedung pelayanan administrasi, pusat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), area kuliner, hingga ruang terbuka publik.
Konsep ini diharapkan mampu menarik aktivitas warga dalam satu kawasan terintegrasi.
Pemerintah kecamatan menilai jalur poros memiliki potensi besar karena menjadi lintasan utama antarwilayah.
Dengan penataan kawasan yang tepat, Sangatta Selatan berpeluang menjadi titik singgah sekaligus pusat transaksi ekonomi.
Rusmiati menegaskan bahwa kawasan pelayanan terpadu juga akan meningkatkan efisiensi layanan publik.
“Warga bisa mengurus administrasi sekaligus melakukan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan,” katanya.
Selain manfaat ekonomi, pembangunan kawasan ini juga ditujukan untuk menciptakan ruang interaksi sosial yang tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Pemerintah kecamatan optimistis kawasan pelayanan terpadu akan menjadi motor pertumbuhan baru yang memperkuat posisi Sangatta Selatan sebagai wilayah berkembang berbasis masyarakat. (ADV)





