Ardiansyah Tegaskan Agenda Akhir Tahun Tetap Jalan Meski Ada Efisiensi Anggaran

Jumat, 21 November 2025 04:28 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memastikan agenda pemerintahan pada akhir tahun anggaran tetap berjalan meski dilakukan efisiensi anggaran.

Kebijakan penyesuaian fiskal ditegaskan tidak akan berdampak pada keberlangsungan pelayanan publik maupun program strategis daerah.

Langkah efisiensi dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang prudent dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah tetap memprioritaskan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta peningkatan kapasitas aparatur.

Baca juga  Pengakuan Tanah Wilayat Dayak Wahau Berproses, Pemkab Kutim Siapkan Usulan Pelepasan Kawasan ke Pusat

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa efisiensi bukan alasan menghentikan agenda pemerintahan terutama agenda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Efisiensi anggaran boleh dilakukan, tetapi agenda pelayanan publik harus tetap berjalan dan tidak boleh terhenti,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Menurut Ardiansyah, penyesuaian anggaran justru mendorong organisasi perangkat daerah untuk lebih selektif dan efektif dalam menyusun program kerja.

Baca juga  HET Beras Dinilai Berat di Kutim, Pemerintah Daerah Berharap Ada Regulasi Khusus

Salah satu agenda yang dipastikan berjalan adalah bimbingan teknis bagi ketua rukun tetangga (RT). Kegiatan ini dinilai penting karena berkaitan dengan tata kelola pemerintahan di tingkat lingkungan.

“Ketua RT harus memiliki pemahaman administrasi dan pelaporan agar pengelolaan anggaran di masyarakat berlangsung transparan dan akuntabel,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi pelaksanaan kegiatan ekonomi kerakyatan sepanjang direncanakan secara realistis dan sesuai urgensi kebutuhan masyarakat.

Baca juga  Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pencegahan Stunting di Kecamatan Kaliorang

Dengan strategi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutim optimistis agenda akhir tahun tetap produktif tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait