Etamexpose.Id, Kutai Timur – Kendala teknis pada mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Kabupaten Kutai Timur tidak lantas mengganggu pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur memastikan seluruh layanan tetap berjalan normal meski fasilitas mandiri tersebut belum dapat digunakan.
Sebagai langkah cepat, Disdukcapil Kutim langsung melakukan penyesuaian dengan menambah jumlah petugas pelayanan. Upaya ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat mengurus dokumen kependudukan tanpa hambatan berarti.
Kepala Disdukcapil Kutai Timur, Jumeah, menegaskan bahwa gangguan mesin ADM tidak boleh berdampak pada kualitas layanan. “Kami langsung menambah tenaga pelayanan agar masyarakat tetap terlayani dengan baik. Kendala teknis tidak boleh menjadi alasan turunnya mutu pelayanan publik,” ujarnya.
Penambahan personel difokuskan pada loket-loket pelayanan yang mengalami peningkatan antrean akibat tidak berfungsinya mesin ADM. Dengan penguatan sumber daya manusia, proses pengurusan dokumen tetap bisa dilakukan secara manual maupun melalui pelayanan langsung.
Disdukcapil Kutim juga memastikan seluruh jenis layanan administrasi kependudukan tetap tersedia. Mulai dari perekaman KTP elektronik, pencetakan dokumen kependudukan, hingga layanan administrasi lainnya tetap diberikan secara maksimal.
Terkait kerusakan mesin ADM, Disdukcapil Kutim telah melaporkan secara resmi kepada pemerintah provinsi. Mesin ADM tersebut merupakan kewenangan provinsi, sehingga proses perbaikan harus menunggu penanganan dari pihak terkait.
Sambil menunggu teknisi provinsi, pihak Disdukcapil terus melakukan koordinasi intensif agar perbaikan dapat segera dilakukan. Harapannya, mesin ADM bisa kembali beroperasi dan membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Jumeah menambahkan bahwa pelayanan manual yang dilakukan saat ini tetap mengikuti standar operasional prosedur. Dengan demikian, keabsahan dan keamanan data kependudukan masyarakat tetap terjaga.
Ia juga mengapresiasi kesabaran masyarakat yang tetap tertib selama proses pelayanan berlangsung. Dukungan masyarakat dinilai sangat membantu kelancaran pelayanan di tengah kondisi keterbatasan fasilitas.
“Kami mohon pengertian masyarakat. Meski ADM belum berfungsi, kami pastikan semua layanan administrasi tetap berjalan dan tidak ada yang diabaikan,” kata Jumeah.
Disdukcapil Kutai Timur berkomitmen menjadikan kendala ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pelayanan ke depan. Penguatan SDM dan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan agar pelayanan publik semakin andal.
Dengan langkah cepat dan penyesuaian di lapangan, Disdukcapil Kutai Timur menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari adanya kendala teknis pada fasilitas pendukung.(ADV)





