Pelabuhan Kenyamukan Jadi Ruang Santai Warga, Wabup Kutim Ingatkan Pentingnya Menjaga Fasilitas

Sabtu, 15 November 2025 01:26 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pelabuhan Kenyamukan di Kutai Timur hingga kini belum difungsikan secara resmi sebagai pelabuhan operasional. Meski demikian, kawasan tersebut mulai ramai dikunjungi masyarakat yang memanfaatkan area tersebut sebagai ruang publik untuk bersantai.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyebut kehadiran masyarakat di kawasan Pelabuhan Kenyamukan merupakan hal yang wajar, mengingat fasilitas yang tersedia cukup representatif untuk aktivitas rekreasi ringan, terutama pada sore hari.

“Selama belum difungsikan sebagai pelabuhan aktif, masyarakat dipersilakan menikmati kawasan ini. Tapi yang paling penting, fasilitas yang sudah dibangun harus dijaga bersama dan tidak dirusak,” kata Mahyunadi.

Baca juga  Jalan Perumahan Banyak Dikeluhkan, Disperkim Kutim Pastikan Penanganan Bisa Dilakukan

Menurutnya, akses jalan menuju Pelabuhan Kenyamukan yang sudah memadai turut menjadi faktor pendukung meningkatnya kunjungan warga. Kondisi tersebut membuat kawasan pelabuhan mudah dijangkau dan nyaman untuk dikunjungi.

Selain akses yang baik, Mahyunadi menilai daya tarik utama pelabuhan baru ini terletak pada panorama alamnya. Pemandangan laut yang terbuka serta suasana tenang menjadikan kawasan tersebut cocok untuk tempat berkumpul bersama keluarga.

Ia juga menyebut momen matahari terbenam menjadi salah satu daya tarik yang membuat warga betah berlama-lama di kawasan tersebut. Pemandangan senja di Pelabuhan Kenyamukan dinilai mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat.

Baca juga  Festival Pesona Budaya Jadi Penjaga Identitas Daerah, Wabup Kutim Ajak Warga Lestarikan Warisan Lokal

Meski belum beroperasi secara penuh, pemerintah daerah melihat pemanfaatan sementara oleh masyarakat sebagai hal positif, selama tidak mengganggu fungsi utama pelabuhan di masa depan.

Mahyunadi menegaskan bahwa keberadaan fasilitas publik harus dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan keutuhan sarana yang telah dibangun dengan anggaran daerah.

Ia berharap masyarakat dapat menjadikan Pelabuhan Kenyamukan sebagai ruang publik yang tertib dan nyaman, tanpa mengabaikan aturan serta etika penggunaan fasilitas umum.

Baca juga  Desa Persiapan di Kaliorang Bangun SD Baru, Akses Pendidikan Dasar Kian Dekat

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau kondisi kawasan pelabuhan agar tetap terjaga sambil menunggu kesiapan operasional secara penuh.

“Kita ingin masyarakat bisa menikmati fasilitas ini dengan rasa aman dan nyaman, namun tetap bertanggung jawab. Fasilitas publik adalah milik bersama,” tegas Mahyunadi.

Ke depan, Pelabuhan Kenyamukan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi laut, tetapi juga menjadi salah satu ikon kawasan pesisir Kutai Timur yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait