Apel Operasi Mahakam 2025, Wabup Kutim Ajak Warga Utamakan Keselamatan Berkendara

Senin, 17 November 2025 01:21 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pelaksanaan Apel Operasi Mahakam 2025 di halaman Markas Komando Polres Kutai Timur menjadi momentum penting untuk kembali mengingatkan masyarakat tentang arti keselamatan berlalu lintas. Pemerintah daerah menilai kepatuhan berkendara harus terus dibangun sebagai budaya bersama, bukan sekadar kewajiban saat ada operasi.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menegaskan bahwa kehati-hatian di jalan raya tidak cukup hanya dengan mengurangi kecepatan. Menurutnya, keselamatan berkendara juga ditentukan oleh kesiapan pengendara dalam mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan.

“Keselamatan itu dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memakai helm, melengkapi spion, mematuhi rambu, dan memastikan kendaraan laik jalan. Semua itu bukan untuk menyulitkan, tapi untuk melindungi diri kita sendiri,” ujar Mahyunadi.

Baca juga  Listrik 24 Jam Terangi Telen, Warga Mulai Nikmati Pemerataan Pembangunan

Ia menyampaikan bahwa Operasi Mahakam 2025 tidak boleh dipahami sebagai upaya aparat untuk mencari-cari kesalahan pengendara. Justru sebaliknya, operasi ini menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas.

Menurut Mahyunadi, angka kecelakaan lalu lintas kerap dipicu oleh kelalaian kecil yang sering dianggap sepele. Padahal, dampaknya bisa berujung pada kerugian besar, baik secara materi maupun keselamatan jiwa.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kata dia, terus mendorong kolaborasi lintas sektor antara kepolisian, dinas terkait, dan masyarakat untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di seluruh wilayah.

Baca juga  Jalan Perumahan Banyak Dikeluhkan, Disperkim Kutim Pastikan Penanganan Bisa Dilakukan

Ia juga mengapresiasi peran jajaran Polres Kutai Timur yang secara konsisten melakukan pendekatan persuasif dalam setiap operasi lalu lintas, sehingga pesan keselamatan dapat diterima masyarakat dengan lebih baik.

Selain penegakan aturan, Operasi Mahakam 2025 juga diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum.

Mahyunadi menilai, keberhasilan operasi lalu lintas tidak diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, melainkan dari menurunnya angka kecelakaan dan meningkatnya kepatuhan masyarakat.

Baca juga  Langkah Bertahap, Fasilitas Wisata Kutim Terus Ditingkatkan untuk Wisatawan

“Operasi ini adalah bentuk kepedulian dan kasih sayang negara kepada warganya. Tujuannya agar setiap orang yang keluar rumah bisa kembali dengan selamat ke keluarganya,” tegasnya.

Ia berharap melalui Operasi Mahakam 2025, masyarakat Kutai Timur semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dengan kesadaran dan kepatuhan yang terus ditingkatkan, Wakil Bupati optimistis kondisi lalu lintas di Kutai Timur akan semakin tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait