Akses Ekonomi Desa Digenjot, Jalan Bangun Jaya–Kaliorang Ditingkatkan hingga 1,5 Kilometer

Kamis, 13 November 2025 09:30 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus memacu peningkatan infrastruktur jalan antar desa sebagai bagian dari upaya membuka akses ekonomi dan mendorong pemerataan pembangunan. Salah satu fokus utama saat ini adalah ruas jalan yang menghubungkan Desa Bangun Jaya dengan wilayah Kaliorang.

Jalur tersebut dinilai memiliki peran penting karena menjadi penghubung aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga mobilitas layanan sosial. Perbaikan jalan pun dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Camat Kaliorang, Rusmono, menyampaikan bahwa peningkatan jalan di ruas tersebut sudah berjalan dan akan terus dilanjutkan. “Sebelumnya sudah dilakukan perbaikan dan pembangunan sepanjang 1,18 kilometer, dan tahun ini akan disambung lagi sekitar 450 meter,” ujarnya.

Baca juga  Kesiapsiagaan Siswa Jadi Fokus, Damkar Kutim Dorong Kurikulum Tanggap Kebakaran

Dengan tambahan tersebut, total panjang jalan desa yang mengalami peningkatan mencapai kurang lebih 1,5 kilometer. Pemerintah kecamatan menilai capaian ini sebagai langkah signifikan dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah desa.

Rusmono menjelaskan, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga pada dampak ekonomi yang ditimbulkan. Akses jalan yang lebih baik diyakini akan memperlancar perputaran ekonomi masyarakat desa.

Baca juga  Mesin ADM Bermasalah, Disdukcapil Kutim Pastikan Pelayanan Administrasi Tetap Optimal

Selain itu, peningkatan jalan juga diharapkan mampu menekan biaya transportasi warga. Kondisi jalan yang lebih layak membuat waktu tempuh menjadi lebih singkat dan kendaraan lebih aman saat melintas.

Masyarakat setempat menyambut baik kelanjutan proyek tersebut. Banyak warga menilai peningkatan jalan sebagai kebutuhan mendesak yang selama ini sangat dinantikan karena berdampak langsung pada aktivitas harian.

Pemerintah kecamatan pun terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar proses pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, pengawasan juga menjadi perhatian agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan tahan lama. Hal ini penting mengingat jalan desa menjadi urat nadi bagi kehidupan masyarakat.

Baca juga  Mengapa Jembatan Telen Belum Dilanjutkan? Ini Penjelasan Kecamatan

“Kami berharap peningkatan jalan ini benar-benar memberi manfaat luas, tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” kata Rusmono.

Ia menambahkan, komitmen pemerintah kecamatan adalah memastikan pembangunan infrastruktur menyentuh seluruh wilayah secara merata, termasuk desa-desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Ke depan, Kecamatan Kaliorang akan terus mengusulkan program peningkatan infrastruktur lainnya sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait