Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur olahraga daerah. Salah satu langkah strategis yang akan segera direalisasikan adalah pembangunan kolam renang modern di kawasan olahraga Kudungga, Sangatta.
Proyek ini menjadi bagian dari agenda besar pembenahan venue olahraga yang dinilai penting untuk mendukung pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan, mengatakan pembangunan kolam renang tersebut dirancang dengan spesifikasi tinggi.
“Kolam renang ini direncanakan berstandar internasional, dengan panjang lintasan 50 meter sehingga bisa digunakan untuk kejuaraan resmi,” ujarnya.
Nilai investasi pembangunan kolam renang ini diperkirakan mencapai Rp19 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembangunan kolam utama, fasilitas pendukung, serta area penunjang yang dirancang untuk kenyamanan pengguna.
Selain lintasan utama, kolam renang ini juga akan dilengkapi tribun penonton dua lantai. Keberadaan podium penonton tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan event olahraga berskala besar, baik tingkat regional maupun nasional.
Untuk memastikan kualitas konstruksi, pelaksanaan teknis pembangunan akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Dispora menilai DPUPR memiliki kompetensi teknis dalam perencanaan struktur bangunan dan aspek keselamatan.
Kolaborasi antar perangkat daerah ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai standar dan berumur panjang, mengingat kolam renang tersebut dirancang sebagai aset strategis daerah.
Tak hanya fokus pada arena utama, perencanaan juga mencakup penyediaan area parkir yang memadai. Hal ini bertujuan untuk mendukung mobilitas pengunjung dan menghindari persoalan lalu lintas di sekitar kawasan olahraga.
Dispora Kutim berharap kehadiran kolam renang ini dapat mendorong minat masyarakat terhadap olahraga air sekaligus membuka peluang pembinaan atlet renang lokal secara lebih profesional.
Selain fungsi olahraga, kolam renang Kudungga juga diproyeksikan memiliki nilai ekonomi bagi daerah. “Kami melihat kolam renang ini tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
Ia menjelaskan, pengelolaan venue secara profesional akan membuka peluang penyewaan untuk kejuaraan, latihan klub, hingga kegiatan rekreasi masyarakat yang berkontribusi terhadap PAD Kutai Timur.
Dengan pembangunan kolam renang berstandar internasional ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis kawasan olahraga Kudungga akan semakin representatif sebagai pusat kegiatan olahraga, sekaligus menjadi simbol keseriusan daerah dalam membangun sektor kepemudaan dan olahraga secara berkelanjutan.(ADV)





