H-1 Jelang Pencoblosan: dugaan money politik di Pilkada Kukar

Rabu, 27 November 2024 08:12 WITA

Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Dendi Suryadi dan Alif Turiyadi (Dendi-Alif), melalui Liaison Officer (L.O.) Ramadan “Temuan dugaan praktik money politics yang terjadi di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) diKecamatan Loa Janan, pada H-1 pemungutan suara”

Baca juga  Founder Muda Sinergi : Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Dilokasi tersebut warga diberikan amplop berisi uang, disertai dengan instruksi untuk memilih pasangan calon tertentu, yang diduga merupakan bagian dari praktek money politic.

Hal ini dibuktikan dengan sebuah rekaman video yang terlihat jelas sejumlah warga menerima uang tunai dengan jumlah sebesar Rp200.000 yang dilakukan oleh anggota KPPS dan Ketua RT setempat.

Baca juga  BKPSDM Bontang Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Calon PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2024 

Dengan Rekaman Video beserta Saksi Mata tim tersebut Tim Pemenangan memperkuat dugaan adanya praktek money politics serta melaporkan dugaan praktik money politic tersebut. (26/11/2024)

Baca juga  PWRI Kutim Turun Langsung ke Masyarakat, Iduladha Jadi Momentum Tebar Kepedulian di Sangatta Utara
Bagikan:
Berita Terkait