Sawit Masih Dominan, Pertanian Kaliorang Jadi Tulang Punggung PAD Daerah

Minggu, 16 November 2025 03:38 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kecamatan Kaliorang. Hingga kini, komoditas kelapa sawit menjadi kontributor terbesar dalam struktur pendapatan daerah setempat.

Dominasi sawit tidak terlepas dari luasnya lahan pertanian yang dimanfaatkan untuk komoditas tersebut. Sebagian besar petani di Kaliorang memilih sawit karena dinilai paling stabil dan menguntungkan dari sisi nilai jual di pasar.

Camat Kaliorang, Rusmono, menyebutkan bahwa sektor sawit masih menjadi andalan utama daerah. “Hampir seluruh lahan pertanian dimanfaatkan untuk sawit karena secara ekonomi masih memberikan keuntungan yang cukup baik bagi petani,” ungkapnya.

Baca juga  Respons Layanan Dipercepat, Disdukcapil Kutim Perkuat Sistem Aduan dan Budaya Kerja

Meski demikian, Kaliorang tidak sepenuhnya bergantung pada satu komoditas. Beberapa sektor pertanian lain juga turut memberi kontribusi, meskipun dalam skala yang lebih kecil.

Salah satu komoditas yang mulai menunjukkan peran adalah pisang. Tanaman hortikultura ini menjadi alternatif usaha tani yang ikut mendukung pendapatan masyarakat dan daerah.

Keberadaan pertanian pisang dinilai mampu melengkapi struktur ekonomi lokal. Selain mudah dibudidayakan, pisang memiliki pasar yang cukup luas dan permintaan yang relatif stabil.

Baca juga  DTPHP Kutim Targetkan Beras Lokal Naik Kelas Melalui Program OPLAH dan Pelatihan Pascapanen

Pemerintah kecamatan mendorong agar petani tidak sepenuhnya bergantung pada satu komoditas. Diversifikasi pertanian dianggap penting untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, realitas pasar masih menjadikan sawit sebagai pilihan utama. Harga jual yang kompetitif serta jaminan penyerapan hasil panen membuat petani merasa lebih aman secara ekonomi.

Kontribusi sawit terhadap PAD juga berdampak pada pembangunan wilayah. Pendapatan yang dihasilkan menjadi salah satu penopang pembiayaan pembangunan di berbagai sektor.

Baca juga  Bukan SDA, Mahyunadi Sebut Persatuan Kekuatan Utama Kutim

“Selama harga sawit masih menguntungkan, sektor ini akan tetap menjadi tulang punggung PAD Kaliorang, namun kami juga terus mendorong pengembangan komoditas lain,” kata Rusmono.

Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian secara menyeluruh menjadi fokus pemerintah kecamatan agar ekonomi masyarakat lebih beragam dan berkelanjutan.

Ke depan, Kecamatan Kaliorang berharap keseimbangan antara komoditas unggulan dan pertanian alternatif dapat terwujud, sehingga PAD tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait