Founder Muda Sinergi : Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 21 Juni 2026 04:45 WITA

TENGGARONG– Partisipasi masyarakat dalam pembangunan dinilai tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian kritik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam memberikan masukan dan mengawal implementasi kebijakan terkhusus di Kutai Kartenegara. Hal tersebut disampaikan oleh Founder Komunitas Muda Sinergi, Sultan Alief.

Menurutnya, pemerintah saat ini telah membuka berbagai ruang komunikasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, maupun masukan terhadap program-program pembangunan.

Karena itu, kritik yang disampaikan hendaknya diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan dan menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sultan menilai bahwa pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap masukan yang diberikan sebaiknya disertai dengan kajian, data, serta gagasan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan.

Baca juga  H-1 Jelang Pencoblosan: dugaan money politik di Pilkada Kukar

“Dalam sistem demokrasi, kritik merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari upaya perbaikan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kritik tersebut dapat dikawal melalui dialog dan pembahasan yang konstruktif sehingga mampu menghasilkan solusi yang nyata,” ujarnya , Minggu (21/6/2026).

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang terus berupaya meningkatkan keterbukaan informasi dan memperluas ruang partisipasi publik dalam berbagai agenda pembangunan. Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat untuk membangun komunikasi yang produktif dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Lebih lanjut, Sultan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan keterlibatan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan publik, berbagai tantangan yang dihadapi dapat diselesaikan melalui musyawarah dan kerja sama.

Baca juga  Kebersamaan Ramadan di Masjid H. Bolly, Jimmy Ajak Mahasiswa Kutim Jaga Soliditas HIPMA-KT

“Yang dibutuhkan saat ini adalah budaya dialog yang kuat. Ketika pemerintah dan masyarakat dapat duduk bersama membahas persoalan serta mencari jalan keluar, maka proses pembangunan akan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga sehingga berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan optimal serta mampu mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pun juga, Sultan menilai program Asta Cita yang selama ini tepat sasaran dapat terus berjalan dengan baik , sebagai pondasi kemakmuran masyarakat yang menerima manfaat hingga akhir kepemimpinan Prabowo – Gibran bahkan seterusnya.

Baca juga  Presiden Prabowo umumkan kenaikan Gaji Guru Tahun 2025 mendatang

“Harapan nya, segala program yang telah dijalankan dapat terus berkelanjutan karena saya menilai secara keseluruhan hal ini memiliki asas manfaat yang sangat besar untuk masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, ia mendorong segala elemen masyarakat pun pemuda agar dapat membersamai kepemimpinan Prabowo – Gibran yang telah disahkan melalui tahapan pemilu di tahun 2024 dengan cara menyampaikan masukan dengan etika , terutama berdialog agar proses demokrasi dan penyampain lebih optimal.

“Dengan demikian, kritik dan masukan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari proses penyempurnaan kebijakan, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait