Keterbatasan SMK Jadi Penghambat Akses Pendidikan, Kaliorang Dorong Solusi Cepat

Selasa, 18 November 2025 11:29 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Ketersediaan sekolah menengah kejuruan di Kecamatan Kaliorang masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian lintas pemerintahan. Kondisi ini membuat sebagian pelajar harus mencari sekolah ke luar wilayah demi melanjutkan pendidikan setelah lulus dari jenjang SMP.

Keterbatasan tersebut dinilai berpotensi menghambat pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak Kaliorang yang memiliki minat pada pendidikan kejuruan. Jarak tempuh dan biaya tambahan menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dan peserta didik.

Camat Kaliorang, Rusmono, menegaskan pentingnya langkah cepat agar persoalan ini tidak berlarut-larut. “Harapan kami, mulai tahun 2026 anak-anak Kaliorang tidak lagi harus bersekolah ke luar wilayah hanya karena keterbatasan sekolah menengah,” ujarnya.

Baca juga  Buka Ruang Dialog, Pelayanan Publik Sangatta Utara Kian Responsif

Saat ini, pilihan sekolah kejuruan yang tersedia berada di SMK Negeri 1 Bukit Makmur. Sekolah tersebut menjadi tumpuan tidak hanya bagi warga Kaliorang, tetapi juga pelajar dari wilayah lain.

Bahkan, SMK Negeri 1 Bukit Makmur menampung siswa dari berbagai kecamatan seperti Sangkulirang, Karangan, hingga Bengalon. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan sekolah menengah kejuruan di kawasan tersebut.

Tingginya animo peserta didik dari berbagai daerah juga berdampak pada kapasitas sekolah yang semakin padat. Jika tidak diantisipasi, dikhawatirkan akan membatasi daya tampung bagi siswa asal Kaliorang sendiri.

Baca juga  Listrik 24 Jam Terangi Telen, Warga Mulai Nikmati Pemerataan Pembangunan

Rusmono menyadari bahwa kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada di tingkat provinsi. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan upaya pemerintah kecamatan untuk terus mendorong solusi.

Koordinasi dan komunikasi terus dilakukan, baik dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, agar kebutuhan pendidikan menengah di Kaliorang dapat segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri.

Baca juga  Administrasi Hampir Lengkap, Pemekaran Sidrap Masuk Tahap Akhir

“Kami terus menyuarakan kebutuhan ini agar menjadi perhatian bersama. Pendidikan menengah, khususnya kejuruan, sangat penting bagi masa depan generasi Kaliorang,” kata Rusmono.

Ia berharap adanya sinergi lintas pemerintahan dapat menghasilkan kebijakan konkret, baik melalui penambahan unit sekolah baru maupun pengembangan sekolah yang sudah ada.

Dengan dukungan dan langkah cepat dari pemerintah, Kecamatan Kaliorang optimistis akses pendidikan menengah yang merata dapat terwujud, sehingga anak-anak tidak lagi terkendala jarak dan biaya untuk meraih pendidikan yang layak.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait