Perluasan Starlink Dikebut, Disdikbud Targetkan Seluruh Sekolah Kutim Terkoneksi Internet 2025

Selasa, 18 November 2025 03:02 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mempercepat pemerataan akses internet di lingkungan pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), upaya perluasan pemasangan layanan Starlink kembali digencarkan guna menunjang kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah.

Langkah ini dilakukan sebagai jawaban atas tantangan keterbatasan jaringan internet, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau infrastruktur konvensional. Akses internet dinilai menjadi kebutuhan mendasar dalam dunia pendidikan modern.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, menyampaikan bahwa percepatan pemasangan Starlink menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Kami menargetkan pada 2025 seluruh sekolah di Kutai Timur sudah memiliki akses internet yang memadai, sehingga tidak ada lagi kesenjangan digital di dunia pendidikan,” ujarnya.

Baca juga  Sinergi Kecamatan – Desa, Kunci Pembangunan Cepat di Sangatta Utara

Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Kutai Timur menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) sebagai mitra teknis. Kolaborasi lintas OPD ini dilakukan agar proses pemasangan dan pengelolaan jaringan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Mulyono menjelaskan, pada tahun 2024 lalu pemerintah daerah telah memasang sebanyak 191 unit Starlink di sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan. Program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran proses pembelajaran.

Dengan koneksi internet yang stabil, sekolah kini dapat mengakses berbagai platform pembelajaran digital, mengikuti program pendidikan berbasis teknologi, serta memperluas wawasan peserta didik melalui sumber belajar daring.

Baca juga  Pemkab Kutim Satukan Sistem Digital, Smart City 2025 Siap Dijalankan

Selain mendukung kegiatan belajar mengajar, internet sekolah juga menjadi penunjang administrasi pendidikan, mulai dari pelaporan data, sistem evaluasi, hingga komunikasi antar satuan pendidikan dan pemerintah daerah.

Pada tahun 2025 ini, Disdikbud Kutai Timur menargetkan sisa sekolah yang belum terjangkau internet akan segera dipasangi Starlink. Proses pemetaan kebutuhan dan kesiapan infrastruktur terus dilakukan secara bertahap.

Menurut Mulyono, pemerataan akses internet bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Internet di sekolah adalah pintu masuk transformasi pendidikan. Anak-anak kita harus memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa dibatasi oleh lokasi geografis,” tegas Mulyono.

Baca juga  UMKM Pisang Kaliorang Bangkit, Kepok Krecek dan Kalbana Optimistis Tembus Pasar Global Lagi

Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak, baik pemerintah daerah, sekolah, maupun dukungan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Disdikbud Kutai Timur optimistis, dengan selesainya pemasangan Starlink di seluruh sekolah, kualitas pendidikan daerah akan semakin meningkat dan mampu bersaing dengan daerah lain.

Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mendorong pendidikan berbasis teknologi dan memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal di era digital.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait