DTPHP Kutim Targetkan Beras Lokal Naik Kelas Melalui Program OPLAH dan Pelatihan Pascapanen

Senin, 24 November 2025 10:11 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) menargetkan peningkatan kualitas beras lokal agar mampu masuk kategori medium pada tahun mendatang.

Target ini diupayakan melalui integrasi program Optimalisasi Lahan Pertanian (OPLAH) dan pelatihan pascapanen secara intensif. Kabid Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, mengatakan bahwa peningkatan kualitas harus dimulai dari optimalisasi lahan.

Baca juga  HKN ke-61 di Folder Ilham Maulana, Dinkes Kutim Hadirkan Layanan Kesehatan Langsung ke Warga

“Jika lahan sudah maksimal dan produksinya baik, maka proses peningkatan kualitas beras akan lebih mudah dilakukan,” terangnya.

OPLAH yang saat ini berjalan di Kongbeng, Kaubun, dan Long Mesangat menargetkan pembukaan lebih dari 250 hektare lahan baru. Tambahan lahan ini diharapkan mampu meningkatkan volume produksi sebagai penopang pembinaan kualitas.

Pelatihan pascapanen berfokus pada cara pengeringan yang benar, pemolesan, serta pemilahan beras. Kendala terbesar hingga saat ini adalah tingginya tingkat patahan yang menghambat kelulusan uji kualitas medium.

Baca juga  Sinergi Lintas Sektor Perkuat Pencegahan Stunting di Kecamatan Kaliorang

Kaubun kembali menjadi lokasi prioritas pembinaan karena memiliki mesin pemoles dan alat penyaring yang lengkap. “Dari sisi peralatan, Kaubun sudah siap masuk uji medium,” ungkap Dessy.

Namun demikian, ia menekankan bahwa peralatan saja tidak cukup tanpa kemampuan teknis dari petani. Oleh karena itu, DTPHP terus meningkatkan intensitas pendampingan melalui penyuluh pertanian lapangan.

Baca juga  Progres RKB Meningkat, Disdikbud Kutim Perkuat Komitmen Hadirkan Ruang Belajar Layak

“Kami ingin tahun ini atau tahun depan minimal satu kelompok tani bisa masuk standar medium,” jelasnya.

Dessy optimistis bahwa dengan kombinasi optimalisasi lahan dan pembinaan pascapanen, beras Kutim akan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait